Baiklah, artikel ini bakal lumayan panjang. Disaranin supaya kamu cuci tangan dulu dan siapin kopi biar ga ngantuk bacanya. Tapi kalau mau lebih cepat, bisa langsung lompat ke section yang ada di bagian daftar isi.

Oke, jadi simple nya yang kamu butuhkan untuk buat online shop adalah:

  1. Domain dan hosting
  2. WordPress dan theme
  3. Woocommerce

Step 1 : Beli domain dan sewa hosting

Website itu sejatinya adalah sebuah folder yang berisikan file-file, namun harus bisa diakses setiap saat, selama 24×7.

Nah, hosting itu adalah tempat kamu menyimpan folder tersebut. Dan domain adalah nama website kamu. Agar nanti ketika orang ketik namawebsitekamu.com di browsernya, dia mengarah ke folder tersebut.

Ada banyak tempat untuk kamu beli domain dan sewa hosting. Namun agar proses langkah selanjutnya lebih mudah, pilih hosting yang menyediakan installer WordPress.

Pilih hosting yang lokasi data center nya dekat sama target audience kamu. Untuk dalam negeri, saya biasanya pakai Niagahoster, karena selain selalu muncul di setiap kali Googling, live support mereka bener-bener patut diacungin jempol, berdasar pengalaman pribadi. Namun, kalau untuk luar negri saya biasanya pakai DigitalOcean.

Step 2 : Install WordPress

Supaya WordPress kamu lebih aman, jangan gunakan username default (yaitu ‘admin’) pada saat penginstallan, tapi pilihlah nama yang unik.

Step 3 : Install Theme

Ganti theme bawaan dengan salah satu dari theme yang populer dan lebih cocok untuk online store menurut saya di artikel ini, agar lebih mudah dicustomisasi.

Lebih bagus lagi kalau kamu juga segera kamu buatkan child-theme nya. Apa itu child-theme?

Step 4 : Install WooCommerce

Yup, ini dia ‘mesin’ untuk online store kamu. Dengan plugin ini nanti kamu bisa bikin product, variasi product, setting harga, input stock dan lain sebagainya yang kamu butuhin buat jalanin online store.

Dan kalau kamu butuh fitur ekstra, ada banyak sekali plugin pelengkap untuk Woocommerce ini.

Step 5 : Setup WooCommerce

Minimal inilah yang harus kamu setting lebih dulu agar bisa segera jualan:

  1. Ganti mata uang ke rupiah
  2. Pilih metode pengiriman, untuk hitungan ongkir basic, kamu bisa pakai plugin Ongkos Kirim, yang versi free nya sudah menyediakan opsi detail sampai tingkat kecamatan dan beberapa pilihan ekspedisi yang lumayan populer sperti JNE, TIKI, POS, SiCepat, J&T dan Wahana
  3. Pilih metode pembayaran. Kamu bisa pakai transfer antar bank untuk awalnya, cukup masukkan no rekening kamu. Jangan lupa informasikan ketika seseorang sudah transfer, dia harus lakukan konfirmasi, misal via whatsapp, untuk kemudian kamu lakukan pengecekan manual apakah uangnya sudah masuk.

Penutup

Gimana, gak terlalu sulit kan? WordPress dan WooCommerce emang udah jadi kombinasi maut untuk bikin online store kamu sendiri, jutaan orang udah melakukannya. Sekarang giliran kamu.. asik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.